[JRS hidup NBA]Berita Gembira, Nilai Tukar Petani Naik di Tengah Pandemi

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Liga Juara Sebelumnya

Langkah awal yang akan dilakukan yakni membuat klaster usaha tani di 10 kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur.

Kecuk memaparkan, seluruh subsektor tercatat mengalami peningkatan. Kecuali hortikultura dan peternakan yang masing-masing mengalami penurunan 0,43 persen dan 0,63 persen. Dimana komoditas dari kedua subsektor ini turut andil pada deflasi September 2020 akibat penurunan harga.

Kenaikan Nilai Tukar Petani dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 0,98 persen, sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) mengalami penurunan sebesar 0,02 persen.

Untuk subsektor Tanaman Pangan (NTPP) mengalami kenaikan 0,90 persen menjadi 101,53. Ini karena indeks harga yang diterima petani mengalami kenaikan 0,85 persen. Sebaliknya indeks harga yang dibayar petani mengalami penurunan.

“Jadi ketika indeks harga yang diterima mengalami kenaikan sementara indeks harga yang dibayar petani mengalami penurunan,menyebabkan nilai tukar petani untuk subsektor tanaman mengalami kenaikan 0,90 persen,” jelas Suhariyanto.

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada September 2020 sebesar 101,66. Angka ini naik 0,99 persen dibanding Nilai Tukar Petani bulan sebelumnya.

“Tentunya ini berita yang menggembirakan,” Seru Kepala BPS, Suhariyanto, Kamis (1/10/2020).